Bisakah Muslim membudayakan antri -->

Kategori Jawaban

Iklan Semua Halaman

Bisakah Muslim membudayakan antri

@FauziTMG
8/06/2020
Question/ Pertanyaan/ Soal:

Bisakah Muslim membudayakan antri?

Answer/ Kunci Jawaban:
Sebuah tulisan Prof. Saefur Rochmat (UNY) tentang budaya antri yang telah sukses dikembangkan oleh orang Barat sangat menginspirasi. Sementa.... Baca selengkapnya di JAWABAN.xyz

Jelaskan tentang Bisakah Muslim membudayakan antri?

Penjelasan:
Sebuah tulisan Prof. Saefur Rochmat (UNY) tentang budaya antri yang telah sukses dikembangkan oleh orang Barat sangat menginspirasi. Sementara kita tahu pada negara Muslim masih sangat jauh dari budaya itu. Bahkan pada saat ibadah haji pun terlihat Muslim begitu berebutan saat akan naik kendaraan perjalanan Makkah Madinah maupun saat akan menjalankan rukun haji yang lain. Di sini peran ulama sangat diperlukan untuk mengembangkan budaya antri pada umat.

Mungkin umat tidak terlalu peduli dengan antri karena dianggapnya sebuah hal yang remeh temeh, yang tidak ada bandingannya dengan ibadah lain yang full pahala. Jika dibandingkan dengan sholat, puasa, sedekah, dzikir Dan sebagainya, antri sedemikian sederhana. Namun yang terjadi adalah, manusia sibuk untuk menuju kepada Allah (hablumminallah) dan melupakan (bahkan saling sikut) dengan sesama manusia (hablumminannas) yang mana keduanya harus seimbang.
Padahal secara instrument baik dalil aqli maupun naqli sedemikian lengkap. Seperti contohnya, antri yang mana komponen utamanya adalah "sabar". Bukankah ada dalil yang mengatakan bahwa "Allah bersama orang-orang yang sabar". Kenapa kok tidak mau menjalankan?

Orang Barat dan Jepang telah berhasil menjalankan antri sebagai budaya yang bermanfaat tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bermanfaat bagi diri. Seorang Jepang yang saya tanyai pernah mengatakan sebenarnya antri itu adalah penghargaan kepada diri karena jika semua lancar maka diri sendiri juga ter-untung-kan.

Alasan klasik selalu dikatakan umat dengan mengatakan bahwa "semua tergantung orangnya". Atau "orang sini memang sudah seperti ini" sehingga seolah sudah menjadi sesuatu yang "fixed" dan tidak bisa dirubah. Padahal ajaran Islam begitu agung, begitu luhur, begitu kaya akan muamalah yang baik. Tetapi herannya dalam kondisi seperti itu justru umat Islam kehilangan kemampuan untuk melakukan sebuah budaya yang sangat bermanfaat yaitu antri.

Bagaikan ayam bertelur di atas padi mati kelaparan.

Judul asli "BISAKAH MUSLIM BERBUDAYA ANTRI?"
Harudi

Image Source : Radar Bogor