Bagaimana aturan penulisan kata sapaan? -->

Kategori Jawaban

Iklan Semua Halaman

Bagaimana aturan penulisan kata sapaan?

@FauziTMG
8/05/2020
Question/ Pertanyaan/ Soal:

Bagaimana aturan penulisan kata sapaan??

Answer/ Kunci Jawaban:
Kata sapaan adalah kata yang digunakan untuk menegur sapa orang yang diajak berbicara (orang kedua) atau menggantikan nama orang ketiga deng.... Baca selengkapnya di JAWABAN.xyz

Jelaskan tentang Bagaimana aturan penulisan kata sapaan??

Penjelasan:

Kata sapaan adalah kata yang digunakan untuk menegur sapa orang yang diajak berbicara (orang kedua) atau menggantikan nama orang ketiga dengan memperhatikan etika dan norma berbahasa. Artinya, kita harus memperhatikan lawan bicara dan kata sapaan apa yang tepat digunakan.

Pengertian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata sapaan berasal dari kata dasar : sapa.

  • Ajakan untuk bercakap; teguran; ucapan.
  • Kata atau frasa unuk saling merujuk dalam pembicaraan dan yang berbeda-beda menurut sifat hubungan di antara pembicara itu.

Berikut adalah beberapa contoh kata yang dapat digunakan sebagai kata sapaan.

  1. Nama diri, seperti Toto, Nur.
  2. Kata yang tergolong istilah kekerabatan, seperti bapak, ibu, paman, bibi, adik, kakak, mas, atau abang.
  3. Gelar kepangkatan, profesi atau jabatan, seperti kapten, profesor, dokter, soper, ketua, lurah, atau camat.
  4. Kata nama, seperti tuan, nyonya, nona, Tuhan, atau sayang.
  5. Kata nama pelaku, seperti penonton, peserta, pendengar, atau hadirin.
  6. Kata ganti persona kedua Anda.


Karena penggunaan kata sapaan tersebut juga sangat terikat pada sebuah adat-istiadat setempat, adat kesantunan, dan juga situasi serta kondisi percakapan. Itu sebabnya, kaidah kebahasaan tersebut juga sering terkalahkan oleh adat kebiasaan yang berlaku di suatu daerah tempat bahasa Indonesia tumbuh serta juga berkembang.

Namun, yang perlu digaris bawahi dalam hal ini yaitu cara penulisan kata kekerabatan yang digunakan tetap sebagai kata sapaan, yakni ditulis dengan huruf awal berupa huruf kapital.

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Dalam pedoman umum, menjelaskan tentang tata cara penulisan dalam kata sapaan antara lain:

a. Huruf kapital itu digunakan ialah sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti misalnya saudara, bapak, ibu, kakak, paman, kakek, nenek,adik, om, tante, yang dipakai dalam  penyapaan atau juga pengacuan. Contoh kalimatnya : Selamat siang Bu. Mau pergi kemana Kak  Berapa harganya, Pak ?

b. Huruf kapital tidak digunakan pada huruf pertama pada hubungan kekerabatan. Contoh kalimatnya : Untuk saat ini ia bisa tinggal dirumah Kakaknya. Besok ia bisa pergi bersama dengan Ibunya

c. Huruf kapital dapat juga digunakan sebagai kata ganti Anda. Contoh kalimatnya : Saat ini Anda tinggal dimana ?. Kapan Anda akan menikah ?


Source / Pranala luar:

  1. Badan Bahasa Kemendikbud - Kata Sapaan Dalam Bahasa Indonesia 
  2. Pendidikan - Pengertian, Macam, Tata Cara Penulisan, dan Contoh
  3. Pelajaran - Pengertian Kata Sapaan, Macam Jenis, Tata Cara Penulisan dan Contoh Kata Sapaan Lengkap 
  4. Materi Belajar - Kata Sapaan : Pengertian, Macam, Cara Penulisan dan Contohnya