9/07/2013

Mendingan Aku Jujur Gak Nipu Diri !

Oleh : Muhammad A. Samaaun.



Dalam sebuah hadits dikatakan Jujur adalah inti islam. Begitulah islam

selalu mengajarkan jujur kepada umatnya supaya mendapatkan kehidupan

yang lurus didunia dan diakhirat.



Dalam perjalanan hidup ini kadang banyak kita temukan orang-orang yang

berpenampilan layaknya seorang intelek/alim. Namun disisi lain kadang

orang itu juga melakukan perbuatan yang bertentangan dengan layaknya

intelek/alim semacam berkata kotor, mencacimaki dan sebagainya.



Kita tak usah heran, kita hanya perlu menyimpulkan bahwa sifat orang

munafiq adalah tidak mau jujur dengan dirinya sendiri. Dia hanya

mengharapkan sanjungan dan penghormatan dari orang disekitarnya.

Penampilannya memang alim tapi kita tidak tahu jika hati manusia itu

bengkok atau lurus karena tertutupi kulit dan tulang dan juga

tertutupi pakaiannya. Tapi ingatlah barangsiapa menipu Allah dengan

melakukan perbuatan yang baik didepan orang banyak tetapi bermaksiat

pada saat dia sendirian atau malah kadang penampilan tak sesuai

perbuatan. maka sesungguhnya yang dilihat Allah bukanlah penampilan

kalian akan tetapi penampilan hati kalian. Apakah anda pernah

mendengar kisah pelacur masuk surga? atau ahli ibadah yang mati masuk

neraka?. Itu intinya adalah masalah hati. Hati manusia yang lurus maka

insyaAllah dia akan mendapatkan jalan hidup yang lurus. Jika hati

manusia bengkok maka sebaik apapun penampilan dhohir anda maka itu tak

berpengaruh kepada hisab dihari kiamat. Mungkin didunia hanya mendapat

sanjungan orang lain, tapi sayang dunia ini sementara. Akhirat itu

kekal selamanya. Memang paling sulit diantara memelihara sesuatu

adalah memelihara hati sendiri.



Mendingan kita berpenampilan apa adanya yang penting sopan dan sesuai

ajaran islam. Tak usah bangga dengan penampilan kita. Seperti kata

teman saya "Mendingan Gue Jujur, gak Nipu diri, Orang mau berkata apa

kek, emang inilah saya, saya gak mau orang lain tertipu gara-gara

penampilan saya. saya gak mau pakai topeng!"



Yah begitulah meskipun teman saya itu orangnya bukan ahli agama tapi

saya menyukainya daripada seorang ahli ibadah tapi cuman

"kelihatannya". Janganlah kita memakai topeng karena entar topeng itu

yang masuk surga, bukan kitanya.. hehehe. apakah cukup rasional

penjelasan saya.



Ya, apalagi karena memang segala sesuatu yang tertutupi nantinya akan

nampak juga biar waktu yang menentukan jadwalnya. Kata seorang bijak

"Orang yang terbiasa membohongi diri sendiri sebenarnya dia tersiksa

batinya, meski ia selalu tampil ceria dan bahagia didepan banyak

manusia".



wallahu'alam







--

ttd.





M. Alie Marzen
 

Pertanyaan Terkait Mendingan Aku Jujur Gak Nipu Diri !

Berlangganan

Suka dengan Jawaban di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Tidak puas dengan jawaban ini?, silahkan tambahkan Jawaban alternatif lain yang lebih tepat.